Teks Persuasi | Pengertian, Contoh, Ciri & Struktur

Teks persuasi atau persuasif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki dua arti. Kata persuasi diartikan sebagai ajakan kepada seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkannya atau bujukan halus (lihat kbbi disini).

Selain itu persuasi juga diartikan sebagai karangan yang bertujuan membuktikan pendapat. Teks persuasi dapat dimaknai sebagai kumpulan paragraf yang inti dari bacaan yang disuguhkan adalah untuk mengajak, membujuk, atau menyuruh.

Langsung saja, berikut penjelasan dan contoh mengenai teks persuasi secara lengkap.

Baca juga : 11+ Contoh Teks Eksposisi & Paragraf Eksposisi [Lengkap]

Pengertian Teks Persuasi

abjad, alphabet

gambar via unsplash.com

Teks persuasi merupakan bacaan yang terdiri atas kumpulan paragraf berisi bujukan atau ajakan untuk pembacanya. Penulis membuat teks ini untuk meyakinkan pembaca agar terpengaruh bacaan sehingga memiliki pemikiran yang sama, dengan harapan agar pembaca akan mengikuti dan melakukan apa yang sudah dituliskan oleh penulis dalam teks tersebut.

Ringkasnya, teks persuasi adalah bacaan atau teks yg isinya berupa ajakan atau bujukan kepada pembacanya agar melakukan atau mengikuti isi dalam teks yang telah dibuat.

Isi tulisan pada teks bersifat subjektif. Isi bacaan dibuat dari sudut pandang pribadi penulisnya. Untuk meyakinkan pembaca, bisanya di dalam bacaan juga disertakan data-data pendukung lain.

Hal ini dimaksudkan untuk lebih meyakinkan pembaca akan kebenaran isi tulisan yang dibuat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat teks persuasi, seperti hal berikut ini.

  • Pemilihan kata: kata-kata yang digunakan untuk menyusun kalimat dalam teks persuasi haruslah menarik. Kalimat yang disusun dengan menarik akan meninggalkan kesan yang baik untuk pembacanya dan tentu akan mudah dipahami sehingga apa yang ingin disampaikan penulis dapat tersampaikan.
  • Kemampuan mengolah emosi: Rangkaian kata untuk menyusun teks sebaiknya dibuat dengan baik sehingga emosi dapat tersampaikan kepada pembaca.
  • Sertakan data, bukti, dan fakta: Menambahkan bukti-bukti atau fakta untuk memperkuat gagasan yang akan ditulis dalam teks persuasi.

Struktur Teks Persuasi

teks persuasif

gambar via ilmukekinian.xyz

Ada tiga struktur teks persuasi yang harus diikuti dalam menyusun jenis teks ini. Ketiga bagian ini mewakili bagian atau struktur bacaaan. Ketiga bagian struktur tersebut meliputi;

  • Lead atau alinea pembuka
  • Batang tubuh atau alinea penjelas
  • Ending atau alinea penutup.

Langkah-Langkah Membuat Teks Persuasi

contoh teks persuasi, menulis

gambar via idntimes.com

Menentukan Topik
Topik dapat membuat fokus penulis agar tidak terpecah memikirkan hal-hal lain.
Tentukan Tujuan
Secara umum, teks persuasi memiliki tujuan utama untuk meyakinkan pembaca. Hal ini terlalu luas, sehingga tujuan bacaan perlu dikerucutkan lagi sesuai dengan topik bacaan yang akan diangkat.
Membuat Kerangka Paragraf
Kerangka paragraf untuk teks persuasi terdiri atas sebab – akibat. Paragraf bagian sebab berada di awal yang kemudian diikuti akibat. Membuat kerangka paragraf bertujuan agar paragraf lebih sistematis dan logis.
Mengumpulkan Data
Data yang tepat dan akurat dapat menambah kepercayaan pembaca akan informasi yang disampaikan penulis.
Menyusun Paragraf
Menyusun paragraf berdasarkan kerangka paragraf yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Ciri-Ciri Teks Persuasi

pensil warna

gambar via roniart.blogspot.com

Terdapat ciri khusus yang membedakan teks persuasi dengan jenis teks lain, seperti teks deskripsi misalnya. Hal umum yang sering dikenali dari teks ini adalah adanya kalimat bujukan, pengaruh, atau himbauan dalam paragraf yang disusun.

Dalam paragraf persuasi terdapat kata yang sering muncul di dalamnya. Contoh kata yang sering digunakan untuk
menyusun paragraf persuasi adalah ayo, mari, lakukanlah, dan sebagainya. Kata tersebut mengindikasikan ajakan untuk mengikuti apa yang tercantum dalam bacaan.

Selain beberapa ciri-ciri umum yang telah diulas sedikit pada dua paragraf di atas, setidaknya ada 5 ciri yang dapat digunakan untuk menggolongkan sebuah bacaan ke dalam teks persuasi.

  • Adanya bujukan, pengaruh, atau himbauan kepada pembaca
  • Isi paragraph digunakan untuk meyakinkan pembaca atau menumbuhkan kepercayaan pembaca tentang apa yang ditulis
  • Paragraf disusun oleh kalimat yang menyertakan alas an kuat disertai data dan fakta
  • Banyak menggunakan kata-kata ajakan
  • Biasanya menghindari konflik agar kepercayaan pembaca tidak hilang

Contoh Teks Persuasi

contoh teks persuasif

gambar via lintar.net

Berikut 3 contoh teks persuasi berbagai topik. seperti pendidikan dan sosial, lingkungan, serta kesehatan yang dilengkapi dengan struktur.

Baca juga : Contoh Teks Negosiasi Lengkap dengan Pengertian, Struktur & Tujuannya

1. Marilah Saling Tolong Menolong

tolong menolong

gambar via arrahman.id

Alinea Pembuka:

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Setiap individu membutuhkan individu yang lain dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tidak ada individu yang mampu melakukan semua kegiatannya sendiri. Hal ini sudah menjadi kondisi alamiah dari setiap individu.

Alinea Penjelas:

Individu ditakdirkan hidup saling berdampingan antara yang satu dengan yang lainnya. Misalnya masyarakat kota yang membutuhkan berbagai kebutuhan pokok dari masyarakat desa. Contoh kebutuhan pokok yang masyarakat kota butuhkan adalah beras dan berbagai jenis bahan makanan.

Begitu juga masyarakat desa yang membutuhkan banyak produk yang dihasilkan masyarakat kota seperti perabot rumah tangga, barang-barang elektronik, dan lain sebagainya.

Alinea Penutup:

Jelas terlihat bahwa antara satu individu akan membutuhkan individu yang lain dalam memenuhi kebutuhan mereka masing-masing. Oleh karena itu, marilah kita saling tolong menolong antar sesama agar tercipta kehidupan yang harmonis.

2. Sayangi Tubuh Anda dengan Tidak Merokok!

rokok

gambar via kompas.com

Alinea Pembuka:

Rokok mengandung zat kimia yang berbahaya bagi sistem pernafasan. Di dalam sebatang rokok terdapat lebih dari 4000 bahan kimia. Di antara bahan kimia yang terkandung dalam sebuah rokok, 200 diantaranya merupakan zat beracun. Contoh zat kimia yang sangat berbahaya dalam sebatang rokok adalah tar dan nikotin.

Semakin besar isi kandungan tar dan nikotin dalam sebatang rokok, maka semakin besar dampak negatif yang diterima oleh tubuh kita.

Alinea Penjelas:

Dampak buruk merokok tidak hanya akan diterima orang yang menghisap rokok, tetapi juga orang-orang di sekitar yang terpapar asap rokok. Bahkan orang yang terpapar asap rokok, atau yang biasa disebut perokok pasif, memiliki potensi terkena dampak buruk roko lebih tinggi daripada perokok aktif. Contoh bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh rokok adalah penyakit jantung, kanker, impoten, gangguan kehamilan dan janin, dan penyakit bahaya lainnya.

Alinea Penutup:

Banyak perokok yang telah mengalami sakit parah akibat perbuatannya yang sia-sia. Karena dampak negatifnya begitu besar, hindarilah merokok. Dengan menghindari diri dari merokok maka kita sedang menghindarkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar dari bahaya.

3. Mari Peduli Lingkungan!

lingkungan hijau

gambar via swara-tunaiku.com

Alinea Pembuka:

Limbah rumah tangga merupakan salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Banyak orang yang belum sadar akan pentingnya

kebersihan lingkungan. Sehingga masih banyak orang-orang dengan seenaknya membuang sampah limbah rumah tangga di sembarang tempat. Jumlah limbah rumah tangga yang jumlahnya selalu bertambah dari hari ke hari membuat kondisi menjadi semakin buruk jika tidak ada penanganan yang tepat.

Banyaknya limbah rumah tangga yang dibuang di sembarang tempat akan menimbulkan masalah serius. Contoh dampak buruk yang bisa ditimbulkan adalah pencemaran lingkungan, timbul berbagai penyakit,banjir, dan lain-lain. Sehingga perlu penanganan mengatasi masalah tersebut.

Kesadaran dari setiap individu mengenai kebersihan lingkungan menjadi faktor penting untuk menjaga lingkungan.

Alinea Penjelas:

Contoh macam-macam limbah rumah tangga yang mengganggu adalah sisa air sabun, sampo, deterjen, sisa-sisa makanan, atau sisa sayuran, dan lain sebagainya. Selain itu, ada juga limbah rumah tangga berupa barang-barang bekas seperti perkakas rumah atau alat-alat elektronik yang sudah rusak atau sudah tidak terpakai.

Limbah-limbah tersebut dapat mencemari lingkungan jika dibuang di sembarang tempat. Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Untuk menghindari bahaya limbah rumah tangga yang berasal dari sisa sabun mandi, deterjen, sampo, sabun cuci piring, dan lain-lain dapat dilakukan dengan cara memakai produk yang lebih ramah lingkungan.

Sedangkan untuk limbah yang dapat di daur ulang, dapat dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat. Misalnyasisa sayuran dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos untuk menyuburkan tanah.

Alinea Penutup:

Dampak buruk limbah dan beberapa upaya menanggulangi telah disampaikan di atas. Upaya tersebut memang bukan cara-cara ajaib yang begitu saja dapat menyelematkan lingkungan. Namun setidaknya dapat meminimalisir dampak buruk dari limbah rumah tangga di lingkungan kita.

Demi kesehatan lingkungan dan kesehatan diri sendiri, mari kita mulai memperhatikan lingkungan dengan memperhatikan sisa limbah rumah tangga yang kita hasilkan sendiri.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai teks persuasi / persuasif yang meliputi contoh, pengertian, unsur, struktur dan cara membuatnya. Semoga tulisan ini mendatangkan manfaat bagi kita semua. Apabila ada koreksi dan yang ingin disampaikan silahkan tulis di kolom komentar. Jangan lupa untuk membaca artikel sebelumnya mengenai contoh teks biografi.

Terimakasih

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply