Metamorfosis Kupu-Kupu | Pengertian dan Proses [Lengkap Gambar]

Metamorfosis Kupu-kupu – Siapa yang tidak mengenal kupu-kupu? Salah satu organisme yang memiliki bentuk tubuh dan sayap yang cantik. Kupu-kupu merupakan salah satu serangga yang masuk dalam golongan ordo Lepidotera atau serangga bersayap (baca: klasifikasi kupu-kupu). Serangga ini dikenal oleh manusia sebagai hewan yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah.

Bagi petani umumnya, hewan ini sangat bermanfaat untuk membantu penyerbukan. Akan tetapi sebelum menjadi kupu-kupu, hewan ini bisa juga menjadi pemicu kemarahan petani dan orang-orang, karena jenis mereka menjadi hama yang rakus (baca: Jenis hama rakus di dunia).

Lalu, bagaimana hewan ini bisa menjadi hewan yang sangat indah?

Tentunya melalui tahapan-tahapan pembentukan diri. Tahapan pembentukan diri pada kupu-kupu ini biasa disebut dengan metamorfosis. Apa itu metamorfosis? Apakah semua hewan mengalami metamorfosis? Nah pembaca yang budiman, kali ini kami akan sajikan sebuah tulisan mengenai metamorfosis khususnya pada kupu-kupu.

Artikel Terkait : Ciri Kupu-Kupu Lengkap

Hampir semua orang mengenal kupu-kupu, yang mempunyai sayap yang indah dan berwarna-warni walaupun tidak semua kupu-kupu memiliki sayap seperti itu. Tetapi tahukah pembaca sebelum menjadi kupu-kupu yang indah dipandang ternyata kupu-kupu pernah menjadi hewan yang menjijikkan. Bagaimana pertumbuhan kupu-kupu tersebut? Yuk baca penjelasan berikut.

Pengertian Metamorfosis

matamorfosis kupu-kupu
gambar via ilmupengetahuan.org

Metamorfosis adalah proses pertumbuhan pada hewan yang melibatkan perubahan struktur fisik sejak menetas hingga tumbuh dewasa. Perbedaan yang terjadi saat pertumbuhan sangat jelas berbeda dari waktu ke waktu. Perbedaan itu terjadi karena perubahan dan diferensiasi sel secara radikal.

Begitu pun yang terjadi pada kupu-kupu, setiap tahapan pertumbuhannya hampir terlihat seperti 2 organisme yang tidak saling punya hubungan. Apakah semua hewan mengalami metamorphosis? Tentunya tidak, hanya hewan tertentu saja seperti crustacea, Echinodermata, tunicate, katak dan hewan yang lainnya. Nah salah satu hewan yang mengalami metamorphosis yaitu kupu-kupu.

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

metamorfosis kupu-kupu
gambar via steemit.com

Kita semua sudah mengenal bahwa kupu-kupu sangat indah, saking indahnnya sampai ada yang menangkap hanya sekadar untuk dijadikan peliharaan. Padahal Anda tidak perlu menangkap kupu-kupu untuk dipelihara, cukup dengan menanam bunga yang banyak maka kupu-kupu akan datang dengan sendirinya untuk mendapatkan makanan.

Artikel Terkait : Jenis Kupu-Kupu Terindah di Dunia

Dibalik kecantikan kupu-kupu tersebut ternyata kupu-kupu harus melalui proses metamorfosis. Kupu-kupu ini termasuk dalam kategori yang proses metamorfosisnya sempurna. Bagaimana proses metamorfosis sempurna pada kupu-kupu? Berikut penjelasannya.

Fase telur

fase telur metamorfosis kupu-kupu
fase telur

Kupu-kupu awalnya terbentuk dari telur, telur kupu-kupu ini bisa kita temukan di dedaunan. Bentuknya kecil-kecil, berwarna putih dan bulat. Kupu-kupu akan bertelur di daun yang mereka suka, sehingga apabila telur tersebut menetas akan langsung bisa mendapat makanan. Kupu-kupu juga tidak bertelur di sembarang tempat, agar telurnya tidak terganggu (aman).

Telur kupu-kupu juga beragam tergantung pada jenis kupu-kupu yang memproduksinya. Kupu-kupu betina mampu menghasilkan telur anatar 100 sampai 300 telur. Telur kupu-kupu bertahan anatar tiga sampai lima hari sebelum menetas.

Fase Larva (Caterpillar)

fase larva, gambar ulat
gambar via ibnudn.com

Fase larva ini biasa disebut dengan ulat. Seperti yang kita ketahui umumnya orang merasa jijik dan terganggu dengan ulat. Pada fase ini mereka (ulat) memakan tumbuhan, itulah yang menjadi salah satu penyebab orang-orang tidak merasa nyaman karena pada masa pertumbuhan ini ulat banyak membutuhkan makanan, sehingga mereka bisa sampai merusak tanaman.

Pertumbuhan ulat dikatakan cepat, dan mereka akan berganti kulit karena ukuran tubuhnya yang melebihi kulitnya. Ulat bisa berganti kulit sebanyak empat sampai enam kali dan proses pergantian kulit ulat ini disebut molting.

Fase Kepompong (Pupa)

gambar kepompong
gambar via pasberita.com

Pada fase ini, mereka akan membungkus diri dengan daun. Kepompong ini berwarna coklat atau juga hijau, warna ini bertujuan untuk menyamar dari lingkungan sekitar tempat mereka tinggal. Kepompong ini memiliki struktur kulit yang halus dan keras. Kalau dilihat dari luar, kepompong ini seperti berdiam diri saja tidak melakukan aktivitas apapun tetapi yang terjadi sebenarnya adalah pembentukan diri menjadi kupu-kupu.

Artikel Terkait : Mengetahui Morfologi Kupu-Kupu

Pada saat inilah mereka mengalami transformasi yang luar biasa, yang disebut dengan metamorfosis. Lama pembentukannya tergantung dari spesiesnya, tetapi secara umum rata-rata pembentukannya antara tujuh sampai dua puluh hari. Setelah melewati fase ini barulah mereka lanjut ke fase berikutnya yaitu fase imago atau fase kupu-kupu.

Fase Kupu-kupu

kupu-kupu indah
gambar via bobo.id

Setelah melewati beberapa tahapan pembentukan diri atau metamorfosis, barulah ulat yang menjijikkan tadi berubah menjadi kupu-kupu yang indah, memiliki sayap dan berwarna. Setelah keluar dari kepompong, sayap kupu-kupu masih terlihat basah, kusut, kecil dan kadang masih ada cangkang kepompong yang menempel ditubuhnya.

Nah cairan yang menempel pada sayap kupu-kupu itu disebut Hemolympah yang berfungsi untuk memperbesar sayap dan tubuh kupu-kupu tersebut. Setelah menjadi kupu-kupu jenis makanan hewan ini pun berubah, saat menjadi ulat makanan mereka adalah daun, setelah menjadi kupu-kupu mereka memakan nektar atau madu dari bunga.

Prilaku Kupu-kupu

kupu-kupu indah
gambar via tripadvisor.com

Setelah berubah menjadi kupu-kupu, hewan ini bisa terbang tetapi tidak tinggi seperti burung, hanya sekitar dua sampai tiga meter saja, cukup rendah ya. Kupu-kupu ini termasuk organisme yang aktif di siang hari, sehingga akan susah untuk ditemukan pada malam hari.

Pada saat mencari makan, mereka akan terpisah dan tidak berkelompok. Tetapi jika Anda pernah melihat mereka sedaang bergerombol itu artinya mereka sedang mengalami fase reproduksi, kupu-kupu jantan akan membuahi kupu-kupu betina untuk membentuk generasi baru. Mereka memulai fase reproduksi ini setelah melewati lima atau enam hari setelah keluar dari kepompong.

Kesimpulan

kupu-kupu indah
gamabr via hipwee.com

Kupu-kupu merupakan serangga yang mengalami metamorphosis sempurna karena mengalami 4 tahapan perubahan, mulai dari telur, larva, kepompong dan menjadi kupu-kupu. Serangga yang mengalami 4 fase perubahan selalu identik dengan metamorfosis sempurna.

Begitulah fase pembentukan diri kupu-kupu untuk menjadi sesuatu yang indah dan disukai banyak orang. Dari pembahasan di atas kita juga dapat belajar soal hidup dari kupu-kupu, setiap orang harus melewati prosesnya masing-masing karena tidak ada yang instan di sunia ini.

Proses setiap orang tentunya tidak sama, fisik atau keadaan tidak menjamin untuk memperlihatkan masa depan ke orang lain. Ulat yang lemah, kecil, dan menjijikkan saja mampu menyulap masa depannya menjadi kupu-kupu yang indah dipandang. Apalagi manusia yang telah Tuhan anugerahkan akal pikiran tentunya lebih bisa melewati setiap proses hidup yang dijalani untuk menjadi yang terindah dan bermanfaat. Hanya butuh kesabaran dan terus berjuang.

Demikian tulisan mengenai metamorfosis kupu-kupu yang bisa disajikan, jika tulisan ini bermanfaat silakan dishare. Semoga bermanfaat.

Kepoin Yuks