Jenis-Jenis Awan

Jenis-Jenis Awan –¬†Awan adalah gumpalan air yang terbentuk melalui serangkaian proses. Awan merupakan uap air yang tersubliminasi dan siap diturunkan menjadi air hujan atau butiran salju melalui proses prepitasi. Proses terbentuknya awan ini dikenal dengan siklus hidrologi atau daur air.

Awan ini merupakan salah satu lukisan langit yang berasal dari tetesan demi tetesan air kemudian mengkristal dalam atmosfer bumi. Proses ini disebabkan oleh pengembunan dan pemadatan uap air yang ada di udara.

Artikel Terkait :

Proses Terbentuknya Awan / Hujan

proses terbentuknya awan, proses terjadi hujan

gamabr proses terjadi hujan

Bagaimana proses terbentuknya awan? Bagaimana kaitan antara awan dan hujan? Berikut kami jelaskan secara singkat bagaimana proses terbentuknya awan dan kaitannya dengan hujan.

  • Air yang ada di seluruh pemukaan bumi, naik ke atas melalui proses penguapanyang dibantu oleh matahari.
  • Dengan udara yang sangat menyengat (panas) air semakin mudah untuk naik ke atas.
  • Ketika sudah berada di lapisan atmosfer yang memiliki suhu lebih rendah, uap tadi pun mencair. Tidak satu titik saja, tapi menggerombol atau menggumpal menjadi satu.
  • Setelah pembentukan awan selesai, titik-titik air juga ikut menggerombol yang akhirnya awan yang menggerombol tadi semakin berat massanya.
  • Karena jaraknya yang masih dekat dengan permukaan bumi, masih ada pengaruh gravitasi yang menariknya ke bawah.
  • Ketika tekanan semakin rendah, dan titik jenuh semakin tinggi, gumpalan pun bereaksi dan gumpalan awan tersebut menyebabkan proses terjadinya hujan.

Jenis-Jenis Awan Berdasarkan Ketinggiannya

jenis-jenis awan

gamabr jenis-jenis awan

Berdasarkan bentuk dan letak ketinggian, awan dikelompokkan menjadi 3 golongan besar yaitu awan tinggi, awan sedang, dan awan rendah.

Jenis-Jenis Awan Tinggi

gambar awan tinggi

gambar awan tinggi

Awan tinggi adalah awan yang terletak pada ketinggian >20.000 kaki di atas permukaan laut. Awan tinggi ini terbgai lagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Awan Cirrus

awan cirrus

gambar awan cirrus

Awan cirrus merupakan awan terpisah yang berwarna putih dengan serat atau filament halus dan kemilau. Ciri dari awan cirrus ini jika ia melewati lingkaran matahari pun ia tidak akan mengurangi tingkat kecerahannya.

Awan cirrus ini akan terlihat berwarna kuning terang atau merah saat matahari terbit ataupun terbenam. Awan ini juga terlihat lebih putih dengan latar belakang langit biru.

Awan cirrus ini terdiri dari Kristal  es dan memiliki ciri transparan yang tergantung pada derajat pemisahan Kristal.

Awan Cirrocumulus

awan cirrocumulus

gambar awan cirrocumulus

Awan ini bentuknya seperti ombak di pasir pantai. Berbentuk bulat kecil warna putih dan berkelompok. Secara umum awan cirrocumulus ini sering dilihat di langit yang terdegradasi dari awan cirrus dan awan cirrostratus.

Awan Cirrostratus

awan cirrostratus

gambar awan cirrostratus

Awan cirrostratus memiliki bentuk seperti kelambu putih halus yang mengental. Ukurannya besar dan luas yang dapat menutup langit secara merata dengan warna cerah.

Pada saat musim kemarau, awan ini dapat menimbulkan lingkaran bulat yang mengelilingi matahari dan bulan (fenomena hallo).

Jenis-Jenis Awan Sedang

awan sedang

gambar awan sedang

Awan sedang terletak pada ketinggian 6.500 sampai 20.000 kaki di atas permukaan laut. Awan sedang ini juga terbagi menjadi 3 jenis. Berikut kami paparkan.

Awan Altrostratus

awan altrostratus

gambar awan altrostratus

Jenis awan tipis berwarna abu atau kebiruan dengan bentuk lembaran berserat menutupi langit secara total sebagian. Jika awan ini terakumulasi sangat tebal, ia dapat menjadi hujan ringan.

Awan ini terbentuk pada siang hari atau malam hari dan akan menghilang pada saat matahari terbit.

Awan Altoculumus

awan altoculumus

gambar awan altoculumus

Awan altoculumus ini berbentuk kecil-kecil dengan jumlah yang banyak. Awan altocumulus ini sering bergerombol dan saling berikatan.

Pada bagian tengah terdiri lebih dari satu lapisan sehingga terlihat lebih tebal dan pada bagian sisi terlihat lebih tipis.

Awan Nimbostratus

awan nimbostratus

gambar awan nimbostratus

Awan yang satu ini dihasilkan dari penebalan altostratus. Awan ini berwarna abu-abu gelap dan awan inilah yang
mampu menyebabkan hujan yang sangat deras dan terus-menerus.

Ketebalannya itu menyebabkan sinar matahari tertutupi dengan gelap. Ruang lingkup awan ini cukup tebal sehingga dapat menutupi seluruh lapisan langit.

Jenis-Jenis Awan Rendah

awan rendah

gambar awan rendah

Awan rendah terletak pada ketinggian <6.500 kaki di atas pemukaan laut. Awan rendah pun terbagi menjadi 3 jenis, yaitu;

Awan Cumulus

Awan Cumulus

gambar awan cumulus

Awan ini padat dengan garis tajam yang umumnya berkembang secara vertical (atas) dengan jumlah gundukan berupa penggelembungan di bagian atasnya yang mirip kembang kol.

Jika diterani matahari, awan ini terlihat putih dan sisi yang lain terlihat gelap secara horizontal. Awan ini sering muncul saat musim kemarau, ia timbul saat pagi hari dan berkurang ukurannya paa malam tiba.

Awan Cumulonimbus

Awan Cumulonimbus

gambar awan cumulonimbus

Awan ini termasuk awan berat dan padat yang berbentuk vertical seperti gunung. Bagian bawahnya sering terlihat sangat gelap, sedangkan bagian atasnya terlihat berserat dan hampir selalu rata.

Dalam dunia pernebangan, awan ini merupakan awan yang paling ditakuti karena ukurannya luas dan padat sehingga dapat membuat kecelakaan pada pesawat terbang.

Awan Stratocumulus

Awan Stratocumulus

gambar awan stratocumulus

Jenis awan ini berlapis dan terlihat seperti bentuk sarang lebah. Awan ini menyebabkan hujan lokal atau hujan di tempat tertentu saja. Apalagi jika sudah terakumulasi dan lebih padat.

Selain tiga macam jenis awan di atas, ada satu lagi jenis awan yang terjadi karena udara naik. Kelompok awan ini terbentuk akibat proses pendinginan adibatik uap air.

Cumulus (Cu) merupakan awan yang terletak di ketinggian 450 sampai 900 meter yang terbentuk dari massa uap air yang menguap secara vertical dan mengalami kondensasi.

Cumulonimbus (Cu-Ni) yaitu awan penyebab badai. Awan ini terletak pada ketinggian 15.000 meter dan mampu menyentuh batas atmosfer, awan inilah yang paling banyak mengandung petir dan angin.

Jenis-Jenis Awan Berdasarkan Bentuknya

bentuk awan

gamabar bentuk-bentuk awan

Awan yang sering kita lihat, menurut ilmuan setiaknya terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan bentuknya. Berikut jenis-jenis awan yang didasarkan pada bentuknya.

Awan Cumulus

gambar awan cumulus

Awan cumulus adalah awan yang sangat lajim kita lihat di langit , awan ini nampak terlihat cerah tanpa adanya gelak atau mendung sedikitpun.

Bentuknya sendiri mirip dengan gumpalan kapas, menggulung dilangit secara horizontal. Bahkan awan ini mirim dengan jajanan anak-anak yaitu aromanis atau gula-gula yang menggulung indah.

Awan Stratus

awan stratus

gambar awan stratus

Awan jenis stratus adalah awan yang sering kita lihat dengan bentuk yang menghampar kemana-mana atau kesegala arah. Bentuk diantara satu dengan yang lainnya memiliki kemiripan.

Jenis awan ini sangat sering sekali menutup sinar matahari yang menyebabkan suatu lokasi sedikit lebih sejuk saat siang hari.

Awan Sirrus

awan cirrus

gambar awan cirrus

Awan sirus merupakan jenis awan yang jauh berbeda denga jenis-jenis lainnya, sebab awan ini tidak berpotensi menurunkan hujan.

Awan sirrus sendiri tercatat sebagai awan dengan massa banyak akan tetapi memiliki volume yang sedikit. Nah itu juga penyebab mengapa awan jenis ini tidak berpotensi mendatangkan hujan.

Manfaat Awan

prediksi cuaca

gambar prediksi cuaca

Di sisi lain, kehadiran awan juga mengandung manfaat bagi kehidupan manusia, diantaranya:

  • Awan sebagai indicator cuaca dan iklim – Keberadaan awan sangat penting bagi manusia. Tanpa awan, Badan Metreologi dan Geofisika (BMKG) akan kesulitan untuk memperkirakan cuaca. Selain itu, awan juga berfungsi sebagai petunjuk arah angin, karena dengan melihat pergerakan arah awan, kita dapat menentukan arah angin.
  • Sumber air bagi bumi – Adanya hujan, air akan terserap ke bumi dan menguap ke atas menjadi awan lalu mengembalikan air tersebut dalam bentuk hujan.
  • Pemantul radiasi matahari – Perlu kita ketahui bahwa tidak semua radiasi surya dapat terpantul oleh atmosfer, kadang sinar ultraviolet pun masih masuk ke bumi. Dengan adanya awan, radiasi yang lolos akan dipantulkan kembali ke luar angkasa.
  • Sebagai pengatur cuaca – Kandungan air yang terkandung dalam awan juga mampu menjadi
    pengatur suhu dan cuaca melalui proses hujan.

Selain mengandung manfaat, ternyata awan juga berbahaya. Lonsoran angin pada awan badai akan mengganggu keseimbangan pesawat.

Kalau atmosfer dipenuhi dengan awan badai, pesawat akan menunda penerbangannya, karena awan dapat memengaruhi kinerja mesin, apalagi jika awan yang mengandung butiran-butiran es ukuran besar.

Sealin itu, seperti yang sudah dijelaskan juga di atas, ada beberapa awan yang mengandung angin dan petir, sehingga hal ini akan sangat membahayakan.

Nah itulah pengetahuan seputar awan, jenis-jenisnya, manfaat dan bahayanya. Semoga bermanfaat.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply