Hukum Adat : Pengertian, Contoh, Istilah Beserta Sumbernya

Hukum Adat – Setelah beberapa waktu yang lalu saya membahas mengenai hukum secara umum, mulai dari pengertian secara umum, pengertian menurut para ahli hingga kita telah membahas jenis – jenis dan istilah hukum. Pada kali ini saya ingin melanjutkan pembahasan hukum lebih mendalam yaitu tentang materi hukum adat.

Saya dapat pastikan juga bahawa materi hukum adat yang disajikan dalam artikel ini lengakap, bahkan dapat dibilang terlengkap. Mengapa saya bisa mengklaim seperti itu? Sebab dalam beberapa kali kesempatan saya berusaha mencari materi hukum adat tidak ada yang lengkap seperti ini, bahkan di website seperti wikipedia sekalipun.

Saya meyakini penjelasan yang dipaparkan pun cukup sederhana dan tersusun rapi sebagai beriikut.

Pengertian Hukum Adat Secara Umum

contoh hukum adat

kanissaputri.blogspot.com

Hukum adat merupakan sekumpulan aturan, norma atau kebiasaan yang berlaku di dalam kehidupan masyarakat atau kelompok tertentu, diakui serta dijungjung tinggi. Hukum ini berbeda denggan hukum – hukum pada umumnya, sebab aturan yang berlaku tidak tertulis, namun ditaati dan dilaksanakan seperti hukum pada umumnya. Tentu beda halnya dengan hukum lain yang memiliki aturan tertulis, seperti hukum agraria misal, yang memiliki aturan tertulis dan tidak tertulis.

Sedangkan jika ditinjau dari segi pemakaian, diartikan sebagai pola atau tingkah laku masyarakat yang telah dilakukan dan dilaksanakan turun temurun. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai sumber hukum.

Disamping itu, hukum adat memiliki kemampuan dalam penyesuaian, sebab aturan – aturannya tidak tertulis. Selain itu, selama ini dikenal sebagai suatu tatanan hukum berdasarkan dimana seseorang dilahirkan. Jadi ketika seorang dilahirkan dalam lingkungan tertentu dan memiliki aturan tertentu, ia harus taat terhadap aturan tersebut.

Dari pemaparan di atas mengenai pengertian hukum adat, dapat disimpulkan bahwa hukum adat tidak memiliki aturan yang tertulis, hanya diyakini dan dilaksanan berdasarkan kebiasaan yang telah ada sebelumnya. Tentu berbeda halnya dengan pengertian hukum pada umumnya, yang menyebutkan bahwa sekumpulan aturan yang tertulis dan diberlakukan di suatu pemerintahan atau wilayah.

Hukum Adat Menurut Para Ahli

hukum adat sumatera

baliadvocate.com

Hukum adat pertama kali dikemukakan oleh Prof Snouck Hurgronje pada masa pemerintahan Hindia Belanda, yang sebelumnya bernama hukum Agama atau hukum kebiasaan. Hukum adat dan kebiasaan pada dasarnya sama, akan tetapi pada masa Hindia Belanda dibedakan, meski pada akhir melebur menjadi satu.

Berikut ini merupakan hukum adat menurut para ahli.

Prof. Bushar Muhammad, SH

Suatu hum yang mengatur tingkah laku manusia dalam hubungannya satu sama lain, baik sebuah kebiasaan atau kesusilaan yang dipertahankan oleh masyarakat adat, maupun sebuah aturan yang di dalamnya diletakan larangan atau suruhan, dan yang jika dilanggar akan mendapatkan hukuman dari penguasa adat.

Hazairan

Renapan atau endapan kesusilaan dari masyarakat, bahwa kaidah – kaidah adat berupa kaidah kesusilaan yang telah mendapat pengakuuan umum di masyarakat tersebut.

Menurut Prof. Van Djik

Adat merupakan istilah dari bahasa Arab yang memiliki arti kebiiasaan, sedang hukum adat adalah menunjukan sesuatu yang tidak dikodifikasikan.

Prof. Dr. Sopoemo,SH

Hukum adat merupakan sebuah hukum yang tidak tertulis di dalam aturan – aturan legislatif. Meliputi peraturan – peraturan yang ditaati oleh masyarakat serta diyakini memiliki nilai hukum.

Menurut Soekanto

Soekanto berpendapat bahwa keseluruhan adat yang tidak tertulis di masyarakat merupakan, kesusilaan, kebiasaan dan kelaziman yang memiliki akibat hukum.

Hukum adatmenurut para ahli tida sebatas seperti yang telah disebutka diatas, karena masih banyak ahli mengemukakan pendapat, baik ahli Indonesia maupun luar negeri.

Baca Juga: Pengertian hukum perdata lengkap

Sejarah Hukum Adat

contoh hukum adat

plengdut.com

Hukum adat pertama kali muncul dan di kemukakan oleh seorang Prof dan ahli sastra Timur, yaitu Prof Snouck asal belanda. Sebelum hukum adat berkembang dulu dikenal dengan adat recht, selanjutnya dalam buku berjudul atceh yang ditulisnya, mengemukakan bahwa hukum Indonesia tidak dikodifikasi.

Singkatnya, Hindia Belanda mempergunakan istilah ini dalam pemerintahan pada tahun 1929.

Sedangkan hadikusuma membantah pernyataaan itu, bahwa di Indonesia tidak ada istilah tersebut, hanya dalam teknisnya saja.

Dalam bahasa inggris sendiri dikenal dengan adat law, akan tetapi untuk Indonesia hanya dikenal dengan sebutan adat saja.

Dari penjabaran diatas mengenai sejarah hukum adat dapat disimpulkan bahwa kemunculan istilah ini pertama kali dikemukan oleh Hindia Belanda, yaitu, lebih tepatnya oleh Prof. Snouck. Kemudian dimasukan kedalam perundangan mereka.

Istilah Hukum Adat

adat istiadat

satujam.com

  • Merupakan sebuah kebiasaan – kebiasaan atau undang – undang yang ditaati oleh lingkungan tertentu.
  • Hukum perdata yang diterapkan Hindia Belanda untuk kaum pribumi.
  • Peraturan umum tentang perundangan di Indonesia, yaitu peraturan keagamaan, peraturan rakyat dan kebiasaan – kebiasaan.
  • Peraturan keagamaan, kelembagaan dan kebiasaan – kebiasaan.
  • Sebuah aturan hukum yang berhubungan dengan keagaman.

Sumber Hukum Adat

adat istiadat

maryzaintan.blogspot.com

Adapun sumber – sumber hukum adat adalah sebagai berikut.

  • Kebudayaan tradisional rakyat.
  • Adat – istiadat atau merupakan hasil dari kebudayaan dan tradisi rakyat.
  • Sebuah kaidah dari kebudayaan asli Indonesia.
  • Perintah adat.
  • Yurisprudensi adat.
  • Dokrin tentang hukum adat.
  • Hasil penelitian tentang hukum adat yang tumbuh kembang dalam lingkungan masyarakat.
  • Kitab – kitab hukum yang pernah dikeluarkan oleh Raja – Raja.
  • Dokumen – dokumen yang hidup pada waktu itu, yang memuat ketentuan hukum yang hidup.

Unsur – Unsur Hukum Adat

adat istiadat semarang

seputarsemarang.com

Hukum yang berlaku di masyarakat, serta memliki kesamaan dengan hukum negara, dan jauh dari kata perubahan atau bersifat tetap. Adapun unsur – unsur hukum adat adalah sebagai berikut.

  • Tingkah laku yang selalu dilakukan oleh sekolompok masyarakat dengan konsisten, artinya suatu masyarakat mempraktikan hal yang sama dan tetap dalam kurun waktu yang lama.
  • Tingkah laku yang sisitematis serta teratur, ialah suatu kegiatan yang dilakukan dengan konsisten dan tidak mengalami perubahan.
  • Memiliki nilai yang sakral serta menunjukan pola tingkah laku yang terdidik, dalam artian masyarakat yang menjalankan hukum ini begitu taat dan tunduk, merupakan tingkah laku dari seseorang yang terdidik.
  • Adanya ikut campur dari keputusan sang kepala adat, dalam stiap menyelesaikan persoalan atau menjalankan adat harus terdapat kepala adat, sebagai pemimpinnya.
  • Adanya peoses sanksi atau hukum, seorang yang melanggar hukum adat, dapat dihukum sesuai dengan kebasaan yang berlaku.
  • Tidak tertulis atau secara lisan, setiap hukum adat pasti tidak tertulis, segala sesuatunya disampaikan dengan lisan.
  • Ditaati serta menjadi pengatur masyarakat, tidakalah dengan hukum secara formal, hukum sangat dihormati dan ditaati oleh yang meyakininya.
  • Merupakan sebuah unsur psikologis dan keyakinan masyarakat di suatu daerah.
  • Hukum adat senantiasa ditaati oleh masyarakat yang meyakininya.

Contoh Hukum Adat di Indonesia

adat istiadat

JogjaLand.com

Indonesia dengan keragaman budaya yang luar biasa, memiliki keunikan serta aturan yang berbeda dengan negara lain, bahkan di dalam negara itu sendiri terdapat banyak aturan yang tidak tertulis, namun dijungjung dan dilaksanakan oleh masyarakat. Berikut adalah hukum adat yang ada di Indonesia.

  • papua merupakan sebuah daerah yang terletak di timur Indonesia, memiliki adat-istiadat yang sangat dijungjung oleh masyarakatnya. Sebagai contoh di Papua, apabila terjadi pelanggaran, dan telah di hukum dengan hukum biasa, hukuman secara adatpun masih tetap diberlakukan.
  • Hukum waris di Bali, yang mengatur pembagian hak waris antara anak laki – laki dan perempuan.
  • Aceh memberlakukan hukum, atau sistem denda kepada masyarakat yang melanggar aturan.
  • Di Sunda masih banyak adat – istiadat yang diyakini, seperti upacara atau ritual – ritual tertentu yang dilakukan.

Semoga penjelasan yang telah disampaikan bermanfaat serta menjadi ilmu.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply